Breaking

Sabtu, 08 Februari 2020

Kasat Samapta : Ibadah Syukur HUT PI ke 165 di Biak Berjalan Aman dan Lancar

Kasat Samapta : Ibadah Syukur HUT PI ke 165 di Biak Berjalan Aman dan Lancar


Pendeta Yosina Wospakrik mengharapkan ibadah HUT ke-165 Pekabaran Injil (PI) di Papua mempunyai makna bagi umat nasrani untuk menciptakan kedamaian.

Beliau mengajak umat nasrani di Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua rukun dengan perantau dan tidak menjadikan perbedaan warna kulit, bentuk rambut sebagai pemisah antarsesama manusia.

"Peringatan PI ini harus mempunyai makna bahwa kita bisa membawa damai sejahtera antara satu dengan yang lain. Tidak saling membenci, tidak saling melihat satu dengan yang lain itu berbeda tetapi bagaimana semua menjadi satu dalam kedamaian," katanya.

Ia juga mengajak warga setempat untuk menjadi contoh kebaikan bagi seluruh orang di daerah lain, mengajak umat untuk meninggalkan perilaku yang bertentangan dengan ajaran Tuhan dan menerapkan kebaikan dalam diri.

Pada kesempatan itu Bupati mengajak kepala-kepala kampung mendukung pembangunan rumah-rumah ibadah dengan mengalokasikan separuh dari Dana Alokasi Kampung (DAK) yang diterima setiap tahun.

"Kita akan berkoordinasi dengan kepala distrik kalau ada kampung yang mau memberikan bantuan untuk pembangunan rumah ibadah, itu tidak masalah," katanya.

Ibadah yang berlangsung di lapangan terbuka ini dihadiri ribuan masyarakat serta menampilkan tari-tarian dengan busana tradisional.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar